Jenis Yoghurt
Saat ingin membeli yoghurt,
Anda mungkin bingung memilih jenis yoghurt yang ada. Pada umumnya,
berdasarkan teksturnya, yoghurt terbagi dalam beberapa jenis, yaitu:
Set Yoghurt
Merupakan yoghurt dengan tekstur sangat kental. Umumnya merupakan plain yoghurt yaitu yoghurt tanpa penambahan gula, rasa, atau aroma. Warnanya putih dan terasa sangat asam.Stir Yoghurt
Teksturnya lebih encer dibanfingkan set yoghurt tetapi masih terasa kental mirip dengan ice cream. Stir yoghurt sudah mengalami penambahan pemanis, perasa atau buah-buahan pelengkap. Untuk menikmatinya, Anda membutuhkan sendok.Drink yoghurt
Yogurt bentuk ini dapat langsung diminum. Bentuknya cair sama seperti susu cair.
Perbedaan
jenis ini terjadi karena perbedaan bahan baku dan proses pembuatan.
Jadi tidak berarti yoghurt kental lebih baik dibandingkan yoghurt cair.
Proses Fermentasi Yoghurt
Yoghurt berasal susu
yang kemudian ditambahkan dengan bakteri yang akan membentuk asam
laktat. Bakteri yang biasa digunakan dalam proses pembuatan yogurt
adalah bakteri Bifidobacterium sp., Lactobacillus sp. atau bakteri Streptococcus thermophilus dan Lactobacillus bulgaricus.
Bakteri-bakteri
ini yang akan memicu proses fermentasi dari susu, mengubah laktosa pada
susu menjadi asam laktat. Efek lain dari proses fermentasi adalah
pecahnya protein pada susu yang menyebabkan susu menjadi kental. Hasil
akhirnya susu akan terasa asam dan kental, inilah bentuk yoghurt dasar
yang telah jadi.
Cara Membuat Yoghurt
Bagi
Anda yang menggemari yoghurt atau ingin merasakan khasiat yoghurt, Anda
dapat pula membuatnya sendiri di rumah. Bahan dasar yang diperlukan
adalah susu cair, susu bubuk, gula pasir dan yoghurt tawar yang
berfungsi sebagai bibit.
Masukkan susu cair dalam panci,
dicampur dengan susu bubuk dan gula pasir. Panaskan diatas kompor dengan
api kecil sampai mencapai suhu 75 – 80 derajat Celsius. Diamkan selama
15 menit kemudian angkat dan biarkan sampai mencapi suhu 35 derajat
Celcius. Bila ingin menghasilkan yoghurt rendah lemak, maka gunakan susu
rendah lemak dalam pembuatannya.
Kemudian masukkan yoghurt
tawar (yoghurt tanpa penambah rasa, tanpa gula, tanpa penambah aroma)
atau atau bibit yoghurt yang dijual di pasaran dan aduk rata. Pastikan
bahwa yoghurt telah mencapai suhu 35 derajat Celcius sebelum
memasukkannya agar bakteri pada bibit atau starter ini tidak mati. Tutup
rapat panci agar susu mengalami proses fermentasi. Biarkan selama 24
jam.
Setelah terbentuk yoghurt, Anda dapat menambahkan
buah-buahan yang dengan gula. Atau tambahkan sirup atau gula bila
yoghurt terasa kurang manis.
Penyimpanan Yoghurt
Setelah
yoghurt terbentuk, cara terbaik penyimpanannya adalah dengan menaruhnya
dalam lemari es. Simpan dalam suhu 4-7 derajat Celcius. Sebaiknya
yoghurt diletakkan dalam wadah yang tertutup rapat.
Frozen Yoghurt (Froyo)
Yoghurt dapat pula diolah menjadi bentuk seperti ice cream. Bentuk inilah yang dikenal sebagai frozen yoghurt atau sering disebut froyo
yang gerainya marak muncul di berbagai pusat perbelanjaan. Khasiat
froyo sama dengan yoghurt pada umumnya. Froyo lebih banyak dinikmati
karena disantap dalam kondisi dingin dan mirip dengan saat menikmati ice cream.
Untuk menghasilkan bentuk frozen yoghurt, diperlukan mesin khusus seperti mesin yang diperlukan untuk membuat ice cream.
Manfaat Yoghurt
Yoghurt terutama bermanfaat bagi para penderita intoleransi laktosa (lactose intolerance) karena dalam bentuk yoghurt, susu menjadi lebih mudah dicerna karena sudah mengalami pemecahan laktosa.
Bagi kesehatan, yoghurt bermanfaat untuk:
- Meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah sakit
- Menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL)
- Menyembuhkan radang sendi
Manfaat lainnya dapat dilihat pada artikel Yoghurt untuk Kesehatan.

0 komentar:
Posting Komentar